Fiqih Ringkas Makanan (ath’imah)

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi kita Muhammad, keluarga, sahabat serta pengikutnya.

Makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Makanan memiliki pengaruh yang sangat besar baik pada jasmani maupun rohani kita. Allah memerintahkan untuk memakan makanan yang halal dan thoyib (baik). Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi.” (QS Al Baqarah: 168) Baca lebih lanjut

Tinggalkan Perselisihan dan Perpecahan – Syaikh Fauzan –

imagesAllah memerintahkan kita untuk bersatu dan meninggalkan perselisihan. Persatuan adalah rahmat sedang perselisihan adalah adzab. Allah berfirman,

 

وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ* إِلاَّ مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ

Mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.” (QS Huud: 118-119)

 

Namun sangat disayangkan akhir-akhir ini banyak sekali jama’ah dan kelompok yang mana masing-masing memiliki manhaj (metode) dan kepemimpinan tersediri sehingga banyak menimbulkan perselisihan di tengah umat.  Ditambah lagi adanya perpecahan diantara penuntut ilmu, masing-masing menisbahkan pada syaikh (atau ustadz) tertentu. Tidak mengambil ilmu kecuali dari syaikh tertentu dan mentahdzir dari masyayikh lainnya. Padahal diantara syaikh tersebut tidak ada perbedaan dalam hal aqidah dan manhaj, melainkan hanya sekedar ta’ashub semata.   Hal ini tentu akan membahayakan ahlussunnah wal jama’ah dan memberi kesempatan ahli bid’ah dan orang-orang munafiq untuk berkembang.

 

Sudah semestinya kaum muslimin dan khususnya penuntut ilmu meninggalkan perselihan dan perpecahan seperti ini. Hendaknya benar-benar menjaga kesatuan kalimat dan persatuan diantara mereka. Wala’ dan bara’ (loyalitas) hendaknya semata-mata atas Al Kitab, As Sunnah dan manhaj ahlussunnah waljama’ah.

Baca selengkapnya nasehat Syaikh Dr Saleh Al Fauzan hafidzahullah di: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14338

Marhaban Yaa Ramadhan

ramadhanKita bersyukur sebentar lagi insyaallah kita akan dipertemukan dengan bulan yang mulia, yaitu bulan Ramadhan. Bulan yang memiliki begitu banyak keutamaan dan disyariatkan di dalamnya berbagai macam ibadah yang mulia. Maka sudah sepantasnya kita bergembira menyambut bulan yang mulia ini.

Dahulu saat bulan Ramadhan datang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi kabar gembira bagi para sahabatnya. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa terhalangi dari kebaikannya, maka ia telah terhalangi.” [HR. Ahmad dan an-Nasa`i. Dishahihkan Syaikh Albani]

Baca lebih lanjut

Group FB: Info Kajian dan Dakwah Solo Raya

Group “Info Kajian dan Dakwah Solo Raya” dibuat sebagai tempat sharing informasi seputar dakwah ahlussunnah di Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, dan sekitar).
Link: https://www.facebook.com/groups/infodakwahsoloraya/ 

Sebuah Pelajaran Berharga dari Surat Yusuf

yusufSegala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah.

Allah berfirman,

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَـذَا الْقُرْآنَ وَإِن كُنتَ مِن قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ. إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَباً وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui. ‎ (Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku ‎bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”(Yusuf: 3-4)

Hampir keseluruhan surat Yusuf berisi kisah kehidupan Nabi Yusuf ‘alaihis salam bersama saudara dan bapaknya (Nabi Ya’qub ‘alaihis salam). Kisah Nabi Yusuf secara khusus diceritakan dalam surat ini, berbeda dengan kisah Nabi-Nabi yang lainnya yang disebutkan dalam beberapa surat. Selain itu, kebanyakan kisah Nabi dalam al Qur’an berkisar pada tantangan yang bermacam-macam dari kaum mereka dan adzab yang diturunkan untuk kaum yang mendustakan Nabi/Rasul tersebut. Dalam kisah Yusuf ini Allah menitikberatkan pada ujian kesabaran dan kesudahan yang baik setelah itu. Allah menguji Nabi Ya’qub ‘alaihis salam  dengan kehilangan putra yang paling dicintainya, yaitu nabi Yusuf. Allah menguji Nabi Yusuf dengan berbagai macam ujian: dipisahkan dari orang tuanya, dibuang ke sumur, diperjualbelikan sebagai budak, digoda wanita yang cantik lagi bangsawan, serta dimasukkan penjara.  Kemudian Allah melepaskan ujian dari Yusuf lalu memberinya kedudukan yang terhormat serta mengumpulkan kembali dengan orang tua dan saudaranya. Baca lebih lanjut

Rihlah Para Ulama’ dalam Menuntut Ilmu

FSMS Surabaya™

rihlah ilmuTelah menjadi kebiasaan para ulama melakukan rihlah(perjalanan jauh) untuk menuntut ilmu. Mereka bersabar hidup jauh dari sanak kerabat dan orang2 yg dicintai demi mendapatkan warisan para Nabi(yaitu ilmu). Mereka memahami benar bahwa ilmu itu perlu dicari dan didatangi, dia tidak datang dengan sendirinya. Hal ini sebagaimana dikatakan,

العلم يؤتى ولا يأتي

“Ilmu itu didatangi, dan tidak datang (dengan sendirinya)”

Sebelumnya tentu kita ingat kisah Nabi Musa mengikuti Khidiralaihimassalam. Dengan susah payah Nabi Musa berusaha mencari Khidir lalu mengikutinya untuk mendapatkan ilmu yang ia belum miliki atau ketahui (lihat kisah selengkapnya di dalam surat al Kahfi ayat 60-82). Begitu juga dengan kisah para sahabat yang datang dari segala penjuru untuk menemui dan belajar dari Rasulullah. Mereka bertanya tentang urusan agama mereka. Setelah mereka memiliki ilmu yang cukup maka Rasulullah mengutus mereka kembali untuk mengajari kaum mereka.

Jabir bin Abdillahradhiyallahu ‘anhu pernah mengadakan perjalanan selama satu bulan menuju Syam…

Lihat pos aslinya 208 kata lagi

Panduan Ringkas di Bulan Ramadhan

FSMS Surabaya™

panduan ramadhanSegala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaihiwasallam, keluarga dan sahabatnya dan para pengikutnya.

Bulan Ramadhan memiliki begitu banyak keutamaan dan disyariatkan di dalamnya berbagai macam ibadah yang mulia. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallam memberi kabar gembira kepada para sahabatnya saat datang bulan Ramadhan dengan bersabda,

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

Telah datang kepadamu Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan atas kalian puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa terhalangi dari kebaikannya maka ia telah terhalangi (dari kebaikan). (HR. Ahmad dan an-Nasa`i. Dishahihkan Syaikh Albani)

Bagi…

Lihat pos aslinya 102 kata lagi

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.